Strategi Dakwah Wahdah Islamiyah Pada Masyarakat Perumahan Reski Indah Di Desa Kanjilo Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa
Abstract
Abstrak
Strategi dakwah yang digunakan Wahdah Islamiyah dalam berdakwah di perumahan Reski Indah Desa Kanjilo diantaranya adalah strategi dakwah yang menggunakan lisan. Ada yang dilaksanakan di Masjid dan ada pula yang diadakan di rumah masyarakat. Kegiatan dakwah yang dilaksanakan di Masjid berupa Khotbah Jumat, pendidikan Al-Qur’an orang dewasa (dirosa), Tarbiyah/pengajian, Tahsin, serta Tabligh Akbar, sedangkan kegiatan dakwah yang diadakan di rumah masyarakat meliputi takziah, pengajian acara syukuran (tasyakuran), tausiah sunatan, dan acara aqiqahan. Kegiatan dakwah yang dilaksanakan Wahdah Islamiyah tersebut mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat setempat, karena kegiatan dakwah yang diadakan bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Misalnya Tarbiyah atau pengajian keilmuan yang dapat membantu masyarakat dalam memahami agama lebih mendalam, serta dapat memperbaiki moral setiap orang yang tergabung dalam kajian-kajian Wahdah Islamiyah kemudian pendidikan Al-Qur’an Orang dewasa (dirosa), dapat memperbaiki dan memudahkan masyarakat dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Dan juga kegiatan-kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Namun disisi lain ada juga sebagian kalangan bahkan sebagian dari pemerintah yang tidak bersenergi dalam pelaksanaan dakwah ini.
Abstract
The da'wah strategy used by Wahdah Islamiyah in preaching in the Reski Indah housing of Kanjilo Village includes a da'wah strategy that uses oral. Some are held in mosques and some are held in community homes. Da'wah activities carried out in the mosque are in the form of Friday Sermons, adult Qur'an education (dirosa), Tarbiyah / recitation, Tahsin, and Tabligh Akbar, while da'wah activities held in community homes include takziah, recitation of thanksgiving (tasyakuran), tausiah circumcision, and aqiqahan event. The da'wah activities carried out by Wahdah Islamiyah received a fairly good response from the local community, because the da'wah activities held were in contact with the needs of the community. For example, Tarbiyah or scientific studies that can help people understand religion more deeply, and can improve the morals of everyone who is a member of Wahdah Islamiyah studies and then adult Qur'an education (dirosa), can improve and facilitate people in reading the Qur'an properly and correctly. And also social activities that are in direct contact with the community. But on the other hand, there are also some circles and even some of the government who are not energized in the implementation of this da'wah.