How Does a Mosque Ensure Transparency In Its Financial Reporting? A case study of mosques in south Sulawesi, Indonesia
Abstract
Organisasi nirlaba ini menerima sumber daya dari sumbangan yang diberikan oleh anggota dan donatur lainya yang tidak mengharapkan apapun dari organisasi yang bersangkutan. Jadi, Akuntabilitas serta tansparansi menjadi isu yang sangat penting dalam organisasi nirlaba ini. Keuangan masjid merupakan bentuk penerapan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas pada masyarakat, manajemen suatu entitas organisasi dalam hal ini ruang publik masjid perlu untuk melakukan pembenahan administrasi, termasuk publikasi pertanggungjawaban laporan keuangan. Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak organisasi nirlaba terkhusus masjid yang mampu mendorong pertumbuhan perekonomian. Sehingga diperlukan pengelolaan yang transparansi dan akuntabel dalam laporan keuangannya; tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana laporan keuangan masjid, bagaimana pengelolaan keuangan masjid, serta bagaimana bentuk transparansi dalam pelaporan keuanganya; Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan Kualitatif; Adapun kesimpulan penelitian ini yaitu, masjid sulawesi selatan memiliki laporan keuangan yang sederhana dimana laporan keuangan berisi laporan pemasukan, pengeluaran, serta saldo akhir. Management Keuangan, terdapat dua indikator yaitu sumber pemasukan masjid. Sumber pemasukan masjid berasal dari jamaah, donatur tetap, serta bantuan swasta dan pemerintah. Transparansi keuangan, di masjid sulawesi selatan kecuali masjid subulussalam sudah menerapkan sistem keterbukaan dimana, setiap hari jumat pengurus masjid mengumumkan saldo pemasukan, pengeluaran, serta saldo akhir serta terdapat papan pengumuman yang diganti setiap pekan.
This non-profit organization receives resources from donations made by members and other donors who do not expect anything from the organization concerned. So, Accountability and transparency are fundamental issues in this non-profit organization. Mosque finance is a form of applying the principles of openness and Accountability to society; the management of an organizational entity, in this case, the mosque's public space, needs to make administrative improvements, including the publication of accountability financial reports. South Sulawesi is one province with many non-profit organizations, especially mosques that can encourage economic growth. Therefore, transparent and accountable management needs in its financial reports; the purpose of this study is to find out how the mosque's financial reports, how the mosque's financial management, and what form of transparency in financial reporting; The research method used is descriptive method with a qualitative approach; The paper of this study is that the South Sulawesi mosque has simple financial reports where the financial statements contain words of income, expenses, and final balances. In Financial Management, there are two indicators, namely the source of income for the mosque. The source of the mosque's income comes from congregations, regular donors, as well as private and government assistance. For financial transparency, mosques in South Sulawesi, except for the Subulussalam mosque, have implemented an open system where the mosque administrators announce the balance of income, expenses and final credits every Friday, and a bulletin board announces every week.