Gratitude for Disabilities in the Perspective of Islamic Psychology

Authors

  • Rukiana Novianti Putri Muhammadiyah University of Makassar image/svg+xml
  • Rahayu Sawerigading University Makassar
  • Bahrul Amsal Makassar State University

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kebersyukuran penyandang difabel (Catat tubuh/fisik). Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek berjumlah tiga responden dan merupakan penderita tuna daksa (cacat tubuh). Hasil yang diperoleh menujukkan bahwa bersyukur merupakan sebuah perasaan dan sikap menerima segala sesuatu yang telah diberikan Allah SWT, dengan cara berusaha mengembalikan segalanya kepada Allah. Faktor yang mempengaruhi kebersyukuran yakni, iman kepada Allah, keberadaan anak, dukungan sosial (teman, orangtua, dan lingkungan tempat tinggal), pengalaman religius. Sementara manfaat yang diperoleh dari adanya perasaan bersyukur adalah sehat secara fisik, meningkatnya kemampuan financial, tidak mudah putus asa, menjalani hidup tanpa beban, menjadi lebih sabar dalam menghadapi anak.

The purpose of this study is to describe the gratitude of people with disabilities (body/physical notes). This type of research is qualitative with a phenomenological approach. Subjects amounted to three respondents and are physically disabled (body disabled). The results obtained show that being grateful is a feeling and attitude of accepting everything that has been given by Allah SWT, by trying to return everything to Allah. Factors that influence gratitude are faith in God, the existence of children, social support (friends, parents, and the environment where they live), religious experience. While the benefits derived from feeling grateful are physically healthy, increasing financial ability, not easily giving up, living a carefree life, being more patient in dealing with children.

Downloads

Published

2023-09-26